SMKMUTI- PEKANBARU – Dalam rangka mewujudkan lingkungan pendidikan yang religius, disiplin, dan berkarakter mulia, SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru terus mengembangkan berbagai program unggulan keislaman.
Salah satu kegiatan yang menjadi ikon pembiasaan ibadah adalah Shalat Dhuha berjamaah, yang rutin dilaksanakan setiap Selasa dan Kamis, mulai pukul 07.00 hingga 07.30 WIB. Program ini di kelola oleh Bidang Ismuba sebagai bagian dari implementasi pendidikan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Asing.
Shalat Dhuha berjamaah diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan karyawan SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru. Pelaksanaannya berlangsung khusyu’, tertib, dan penuh kekeluargaan. Pada setiap pelaksanaannya, imam Shalat Dhuha diambil dari perwakilan siswa secara bergiliran, Setelah selesai melaksanakan Shalat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama. Guru Ismuba memimpin pelaksanaan tadarus, sementara seluruh siswa mengikuti dengan tertib dan khusyu’.
Sebagai pimpinan sekolah, Bapak Muswardi, M.T memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Shalat Dhuha dan Tadarusini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan keagamaan adalah bagian dari identitas sekolah yang harus dijaga dan dikembangkan.
“Kami sangat bangga melihat seluruh siswa ikut ambil bagian dalam kegiatan Shalat Dhuha berjamaah, Ini menjadi wujud nyata bahwa sekolah tidak hanya mendidik secara akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai religius yang sangat penting bagi masa depan mereka.”
Beliau juga menambahkan bahwa pembiasaan ibadah sejak dini akan membentuk generasimuda yang lebih kuat dalam karakter dan keimanan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas di sekolah, tetapi juga terbawa dalam kehidupan sehari-hari siswa. Ketika mereka terbiasa mendekatkan diri kepada Allah sejak muda, insyaAllah mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki etika yang baik dalam segala bidang kehidupan.”
Bapak Muswardi menutup tanggapannya dengan komitmen bahwa sekolah akan terus memperkuat budaya religius sebagai pondasi pembentukan generasi yang unggul.
Dengan rutinitas Shalat Dhuha berjamaah dan Tadarus Al-Qur’an, SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru telah membuktikan bahwa pendidikan karakter tidak hanya diajarkan melalui teori, tetapi melalui pembiasaan nyata yang dilakukan secara konsisten. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi budaya positif yang melekat dalam diri siswa, sekaligus menjadi salah satu kekuatan sekolah dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berjiwa Islami.
Tinggalkan Komentar